Ular merupakan salah satu jenis hewan reptil yang banyak ditakuti. Hal itu wajar, mengingat ular dapat menimbulkan risiko berbahaya bagi orang di sekitar, termasuk di dalam rumah.
Seperti yang dilporkan Anggita, warga soka tegal RT 3 RW 14, Merdikorejo, Tempel, Sleman pada Selasa 31 Mei 2020 dini hari tadi. Diketahui ada ular besar yang berada di langit-langit rumah, anggita pun ketakutan dan menghubungi Posko Pemadam Kebakaran untuk meminta bantuan. Ular dengan panjang kurang lebih 1 meter tersebut semula dikira ular kobra, namun setelah di evakuasi petugas ternyata adalah ular Ptyas korros yang secara fisik sekilas nampak seperti ular kobra.

Ular korros yang juga disebut ular jali adalah jenis ular tikus yang panjang tubuh ular koros dapat mencapai 2.5 meter. Tubuh bagian atas berwarna abu-abu, perak, atau kecokelatan, sedangkan sisi badan bagian bawah berwarna kekuningan. Bagian ekornya berwarna zaitun dengan tepian sisik berwarna kehitaman. Bagian bawah tubuhnya berwarna kuning pucat. Pada ular yang masih muda, terdapat belang-belang atau bintik-bintik berwarna keputihan di tubuhnya. Belang atau bintik putih tersebut memudar seiring dengan bertambahnya usianya. (https://id.wikipedia.org/wiki/Ular_jali )
Meski ular banyak dijumpai di hutan atau sawah, tidak menutup kemungkinan ular dapat masuk ke dalam rumah Anda. lantas apa yang harus dilakukan jika ular masuk di dalam rumah?
Hal pertama yang harus dilakukan ketika menjumpai ular di dalam rumah adalah jangan panik. Bila awam segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau snake rescuer. Selain itu, pantau arah ular bersembunyi atau berpindah untuk memudahkan rescuer mencari dan menangkap ular tersebut. Apabila hendak menghalau atau menangkapnya seorang diri, usahakan tidak kontak langsung dengan ular terutama pada bagian kepala. “Gunakan alat-alat seadanya di rumah disesuaikan dengan ukuran ular, seperti botol air mineral, toples, ember, sapu, dan alat lainnya,”.
Cara agar ular tidak masuk rumah
Ada sejumlah cara untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah diantaranya adalah :
- Pastikan lingkungan bersih tidak ada tikus, cicak atau katak yang notabene makanan ular.
- Tutup lubang yang berpotensi sebagai jalan masuk ular, seperti lubang pembuangan air.
- Hindari menumpuk barang bekas sehingga tidak bisa digunakan untuk bersembunyi ular.
- Potong ranting pohon yang menjulang ke genting atau jendela sehingga tidak digunakan untuk ular merambat ke atap rumah
- Dapat gunakan wangi-wangian sebagai pengharum ruangan karena ular tidak menyukai bau wangi tersebut.
- Pelihara kucing sebagai alarm alami bila ada ular masuk rumah dan lingkungan.
Pelajari hal-hal yang berkaitan dengan ular sehingga tidak takut berlebihan, dan saat ular masuk rumah tau apa yang harus dilakukan,
