Kamis (19/8/2021) Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa melakukan peninjauan program vaksinasi bagi santri di Sleman
City Hall. Beliau juga didampingi oleh Kepala Kanwil Departemen Agama Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Drs. H. Sa’ban Nuroni, M.A, dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sleman Drs. H. Kriswanto, M. Sc.
Kali ini kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sleman dan Kementerian Agama mengambil tema “Jaga Kyai” dengan target sasaranya yakni Kyai dan Santri pondok pesantren di Sleman baik itu dari Pesantren NU maupun Muhamadiyah. Meskipun pada rencana awal peserta vaksinsasi dalam program Jaga Kyai ini ditujukan untuk santri atau pemuka agama saja, pada praktik lapangannya ternyata banyak masyarakat umum di Kabupaten Sleman yang antusias untuk ikut serta dalam pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan Baznas Sleman ini.
Sebanyak seribu lima ratus vaksin Astrazeneca disiapkan untuk diberikan kepada penerima yang sudah mendaftrakan diri.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa ketika memantau kegiatan vaksinasi mengatakan, vaksinasi harus dilakukan secara gotong royong agar target dapat tercapai dengan baik. “Memang secara target kita harus mencapai 15.000 dengan cara gotong royong , dan semoga kegiatan kita dapat berlangsung dengan baik,” jelas dia. Wakil Bupati Sleman berharap kegiatan seperti ini dapat menimbulkan semangat untuk melakukan vaksinasi bagi ormas lainnya.
Kegiatan ini disambut baik oleh calon penerima vaksin yang sangat antusias yang sejak pagi tadi sudah berdatangan di Halaman Depan Sleman City Hall.
Kemudian untuk mendukung jalannya kegiatan ini Satpol PP Kabupaten Sleman melakukan pengamanan di sekitar lokasi vaksinasi. Sebanyak sepuluh personil diterjunkan untuk mengamankan jalannya proses vaksinasi.
Tidak hanya mengamankan situasi namun personil juga selalu mengingatkan kepada seluruh calon penerima vaksin serta petugas untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.
“Memang yang menjadi fokus kami pada pemakaian masker sesuai ketentuan kemudian selalu menjaga jarak dan tidak lupa kami himbau untuk mencuci tangan dengan air mengalir atau handsanitiser setelah memegang barang” ucap Surono, sebagai Koordinator Pengamanan.
Benar saja selama rangkaian kegiatan berjalan seluruhnya berjalan sesuai dengan protokol Kesehatan yang dianjurkan. Pelayan vaksinasi pun diakhiri setelah target yang telah ditetapkan terpenuhi.
