Jalan Parasamya Beran Tridadi Sleman 55511 Telepon (0274) 868506, Faks.(0274) 868506, email: satpolpp@slemankab.go.id

June 2017
M T W T F S S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
masyarakat: Mohon ditindak tegas, industri tempe di lingkungan...
Rakyat Jelata: Selamat Malam Mohon ditertibkan... Wilayah s...
Albertus Nopi Wahyu Hidayat: Selamat sore Satpol PP Kab. Sleman. Saya mewakili ...
Nugraha adhy Nuryanta,S.Sos: Kepada Yth Kepala Satpol PP Kab. Sleman di Slem...
Akhmad Ali: Mohon dikirim sejarah Satlinmas ke email saya, Ter...
Bambang Herowono: Selamat siang, Mohon Peninjauan untuk jalan selok...
Nadia: Ada pedagang di pasar rejodani yang menimbun sampa...
Mita: Lapor pak di indomaret belakang upn sekelompok ana...
Set Kamar Bayi: maju terus kabupaten sleman, terimakasih....
Set Kamar Bayi: oke pak saya akan buang sampah pada temannya, ehh ...

There are no upcoming events at this time.

Hati-hati terhadap penipuan/pemerasan mengatasnamakan Satpol PP Kab. Sleman. Apabila mendapati hal tersebut harap laporkan ke (0274) 868506.
***
keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat tidak dapat terwujud secara optimal tanpa jalinan kerjasama yang saling mendukung antara Pemerintah dan masyarakat.
***
BPPTK: terhitung mulai 23 Mei 2014 pukul 16:00 WIB status G. Merapi diturunkan dari level WASPADA menjadi NORMAL
***

Selama Lebaran, Kebakaran Terjadi Lagi Di Sleman

Pada lebaran hari kedua kebakaran terjadi di dusun Nagsri Girikerto Turi Sleman. kebakaran rumah milik Bapak Jo Yitno ini terjadi pagi tadi, Senin(26 Juni 2017)  kurang lebih pukul 09.00 WIB. kejadian bermula saat  Jo Yitno ( 95 tahun) menghangatkan sayur menggunakan tungku kayu bakar, yang kemudian ditinggal pergi ke kebun, naas api merembet ke bangunan rumah yang terbuat dari kayu. Beruntung Ny. Jo Yitno yang berada di dalam rumah berhasil diselamatkan karena kondisinya telah lumpuh. Dalam kejadian kebakaran ini warga berusaha memadamkan api menggunakan truk tangki air bersih baru kemudian menghubungi  Petugas Pemadam Kebakaran Sleman. Api melalap habis bangunan rumah sampai rata dengan tanah.

Kebakaran di dusun Nagsri Girikerto Turi Sleman

 

 

Rumah di Perum Kanisius Ludes Terbakar

Kebakaran terjadi pada Lebaran hari pertama di Perum Kanisius Wedomartai, Kecamatan Ngemplak, Minggu (25/6/2017) sore.

Rumah yang terbakar merupakan milik Gunarto, 46 tahun. Api melalap bagian belakang rumah tersebut. Asap hitam pekat membumbung tinggi. Kepulan asap itulah yang awal mula diketahui warga akibat kobaran api dari belakang rumah Gunarto. Pemilik rumah saat kejadian tidak ada di tempat. Warga langsung inisiatif mengeluarkan barang milik korban. Sebagian lainnya mencoba memadamkan api agar tidak menjalar ke rumah lainnya.

“hanya sofa dan beberapa barang lainnya yang bisa diselamatkan. Lainnya ludes terbakar,” kata salah seorang tetangga korban, Minggu. Beberapa menit kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Petugas damkar langsung memadamkan kobaran api di bagian tengah rumah itu. Seluruh barang-barang dan termasuk sepeda motor, kamar, dapur maupun ruang tengah milik korban habis terbakar. “Penyebab kebakaran masih diselidiki kepolisian,” papar Kabid Damkar Satpol PP Sleman, Drs. Ismu Achmad W.

Penyebab pasti kebakaran tersebut masih simpang siur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu hanya kerugian material masih belum dihitung.

POS PAM LEBARAN SATLINMAS

Dalam rangka medukung kondisi kemanan, ktenteraman  dan ketertiban arus mudik lebaran di Hari Raya Idul Fitri 1438 H/2017 M Bidang Perlindungan Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja yang didukung oleh Pemerintah Desa dengan Satlinmasnya turut serta dalam melaksanakan PAM Arus Mudik Lebaran di beberapa titik strategis di wilayah Kabupaten Sleman.

Kasat Pol PP Kabupaten Sleman Bersama Personil Pos PAM 

Adapun titik PAM SATLINMAS adalah :

  1. SATLINMAS SARIHARJO NGAGLIK di timur simpang empat monjali selatan jalan
  2. SATLINMAS KECAMATAN PRAMBAN Simpang Tiga Prambanan
  3. SATLINMAS KECAMATAN MLATI di JCM SImpang Empat Jombor
  4. SATLINMAS KECAMATAN PAKEM di Simpang Tiga Pulowatu

Ditinggal Sahur, Gudang Produksi Slondok Terbakar

Kebakaran hebat terjadi di Gudang produksi Slondok wilayah Tegalweru Margodadi, Seyegan, Kamis (15/6/2017) dini hari.

Penyebabnya diduga akibat kebocoran gas elpiji. Kebakaran gudang produksi milik Sujarwo, warga Margodadi, Seyegan itu terjadi sekitar pukul 05.00 wib. Berawal saat istri korban, Sumiyati, mengukus ketela di gudang produksi slondok sekitar pukul 03.30 wib. Saat itu, dia mengukus sebanyak dua kwintal ketela setelah itu Sumiyati masuk ke dalam rumah. Seusai mengukus ketela, ditinggal sahur.  Seusai sahur dan salat, sekitar pukul 05.00 WIB korban kembali masuk ke gudang produksi untuk melihat kukusan. Saat membuka pintu, ruangan dalam gudang itu sudah dipenuhi dengan api. Korban yang sempat syok kemudian berteriak dan segera minta pertolongan warga. Warga berusaha memadamkan api dan melaporkan hal tersebut ke Petugas Pemadam kebakaran Sleman. Petugas pemadam Kebakaran di posko godean segera meluncur ke lokasi kejadian dan dari Posko Induk Sleman. Api dapat segera dikuasai beberapa waktu kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun kerugian diperkirakan mencapai 80 juta rupiah.

petugas damkar sleman melakukan pendinginan, untuk mencegah munculnya api lagi.

Sayangi Tubuh Anda dengan Tidak Mengonsumsi Makanan Berbahan Berbahaya

Petugas Menunjukkan Jenis Makanan yang Mengandung Bahan Berbahaya

Untuk kali kesekian dalam satu bulan terakhir, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman bersama tim gabungan terdiri Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dan Bagian Perekonominan Setda Sleman melakukan operasi di pasar-pasar tradisional pada Selasa (13/6/2017) terhadap makanan berbahan berbahaya. Secara kumulatif, operasi-operasi  sebelumnya telah menyasar pasar tradisional hampir di dua belas wilayah kecamatan.

Hasil dari beberapa kali operasi tersebut petugas gabungan berhasil menemukan adanya pelanggaran penggunaan bahan berbahaya pada makanan, yakni penggunaan Formalin (yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat) serta Rhodamin B (Bahan pewarna tekstil). Kandungan Formalin ditemukan pada teri nasi, krupuk dan mi basah. Sedangkan Rhodamin B ditemukan pada kue mangkuk, krupuk merah, cendhol, brondong dan lanting.

Petugas sedang Menguji/Mengecek Makanan yang Diduga Mengandung Bahan Berbahaya

Seperti saat di pasar Candi wilayah Ngaglik dan pasar Jangkang wilayah Ngemplak pada  Selasa (13/6/2017) kemarin ditemukan krupuk merah mengandung Rhodamin B dan juga krupuk ketela yang mengandung Formalin. Terhadap pelanggaran ini, kepada  para penjual masih sebatas  diberi pembinaan agar tidak lagi menjual jenis makanan yang mengandung bahan berbahaya  tersebut.

Menurut petugas dari BPOM, Ibu Maryana, yang dimintai keterangan di tengah pelaksanaan operasi menjelaskan bahwa apabila seseorang menggunakan atau mengkonsumsi Rhodamin B dalam jangka waktu lama dan dalam kadar atau jumlah tertentu bisa menyebabkan iritasi saluran pernapasan yang bisa berujung infeksi paru-paru. Juga bisa menyebabkan  bibir pecah dan gatal, iritasi kulit,  iritasi mata dan keracunan. Komplikasi akibat Rhodamin B dapat menimbulkan penyakit berupa gangguan konsentrasi, gangguan tidur, gangguan emosi, hiperaktif, iritasi saluran pencernaan, memperparah Autisme, tekanan darah rendah, gangguan fungsi hati, gangguan kandung kemih serta kanker hati.

Contoh Krupuk yang Mengandung Rhodamin B

Sedangkan penggunaan Formalin dalam jangka waktu lama dan dalam kadar atau jumlah tertentu dapat menyebabkan iritasi mata, iritasi saluran pernafasan,  menyebabkan mual, iritasi kulit, kerusakan organ pencernaan, gangguan menstruasi,  kanker hidung, menyebabkan diare, susah tidur, kanker otak, terganggunya proses pertumbuhan, kanker paru-paru, sakit kepala, rasa gatal dan bahkan koma yang bisa berujung kematian.

Mengingat tingginya tingkat bahaya atau resiko yang ditimbulkannya, maka akan lebih bijak bila kita berusaha meminimalisir atau bahkan kalau bisa menghentikan sama sekali mengonsumsi jenis makanan yang mengandung bahan Formalin, Rhodamin B atau bahan-bahan lain yang berbahaya bagi kesehatan tubuh, sehingga diharapkan kesehatan kita relatif lebih terjaga. (AK)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.