SLEMAN, (satpolpp.slemankab.go.id) – Masih maraknya kasus kejahatana jalanan yang terjadi di lingkungan sekitar kita membuat keresahan warga juga meningkat. Khususnya di wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung tindak kejahatan jalanan ini dapat menelan korban jiwa. Tidak ayal lagi ini membuat warga sekitar menjadi resah.
Menanggapi tindak kejahatan tersebut aparat tidak tinggal diam. Salah satunya Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman. Melalui program “Satpol PP Goes To School” dalam Rangka Antisipasi Tawuran, Kenakalan Remaja dan Kejahatan Jalanan. Rabu (14/12/2022).

Dalam giat ini Satpol PP Kabupaten Sleman juga menggandeng instansi terkait seperti Kodim 0732 Sleman, Polres Sleman, Kesbangpol Sleman, BNNK Sleman, P3AP2 KB Sleman dan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Sleman.
Pada kesempatan kali ini Kepala Seksi Operasional Satpol PP Sleman, Sudarmanto mengatakan bahwa kejahatan jalanan bermula dari adanya geng disekolah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, geng sendiri mempunyai arti “kelompok remaja (yang terkenal karena kesamaan latar belakang sosial, sekolah, daerah, dan sebagainya)”. Kumpulan remaja ini sering kali mempunyai waktu luang yang banyak sehingga kebanyakan dari mereka rentan terpengaruh dampak pergaulan yang negatif.

Saat ini “Satpol PP Goes To School” berkesempatan mengunjungi SMK 17 Seyegan. Setelah petugas melakukan pengecekan terhadap siswa-siswi ternyata ditemukan gambar-gambar yang tidak layak bagi anak-anak, hingga ditemukan beberapa sepeda motor dengan kelengakapan yang kurang.


Kemudian, temuan temuan tersebut diserahkan kepada pihak sekolah untuk diproses dan petugas gabungan memberikan pembinaan dan pemahaman bagi siswa-siswi SMK 17 Seyegan bagaimana cara menjadi siswa-siswi yang baik dan taat peraturan. (MIH)
