Korps Musik

Korps Musik Lapangan Pemerintah Kabupaten Sleman dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Sleman nomor 337/Kep.KDH/1998 tanggal 29 Desember 1998 tentang Pembentukan Satuan Korsik/Korps Musik Lapangan Kabupaten Daerah Tingkat II Sleman yang pembinaannya ada pada Markas Wilayah Pertahanan Sipil 1002/Sleman. Adanya perubahan struktur kelembagaan tahun 2001, organisasi Pertahanan Sipil berubah menjadi Perlindungan Masyarakat yang dilebur dengan Kesatuan Bangsa, yang kemudian menempatkan kegiatan Korps Musik Lapangan pada Bidang Perlindungan Masyarakat dibawah koordinasi Seksi Potensi dan Latihan.

Peraturan Pemerintah nomor 6 Tahun 2010 tentang Satuan Polisi Pamong Praja menggabungkan Perlindungan Masyarakat sebagai salah satu bidang di Satuan Polisi Pamong Praja, namun PP tersebut baru terlaksana secara de jure tahun 2011 di Kabupaten Sleman dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman nomor 12 Tahun 2011 kemudian secara khusus untuk Satuan Polisi Pamong Praja diatur dengan Peraturan Bupati Sleman nomor 55 Tahun 2011, dan de facto baru terwujud di tahun 2012.

Dengan SOTK baru tersebut, pembinaan Korps Musik ditempatkan pada Seksi Pengembangan Potensi Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP.  Nama Satuan Korps Musik “GITA PRAJA SEMBADA” digagas oleh Kepala Seksi Pengembangan Potensi Satpol PP Sleman yang saat itu dijabat oleh Adi Susetyo Kurnianto, S.STP, kemudian dikukuhkan melalui Keputusan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja nomor 09/SK.Kasat Pol PP/2013 tanggal 1 Februari 2013. Nama tersebut mengandung makna sebagai kesatuan pegawai Pemerintah Kabupaten Sleman yang mengabdikan diri dan menyumbangkan bakat yang dimilikinya serta turut mengembangkan ikon “Sleman Sembada” melalui musik.

Alat Korps Musik

NO

NAMA ALAT

JUMLAH

KONDISI

KET.

B

RR

RS

RB

1 Tenor Drum

8 set

5

3

2 Senare Drum

7 set

4

3

3 Bass Drum

2 set

1

1

4 Cymbal

1 set

1

5 Bellyra

2 set

1

1

6 Terompet sangkakala

3 bh

1

2

7 Terompet solmisasi

7 bh

4

3

8 Thrombone

1 bh

1

JUMLAH

31 bh

17

13

1

Keterangan:

B : BAIK, bisa digunakan tanpa masalah.
RR : RUSAK RINGAN, sedikit bermasalah tapi masih bisa diatasi secara mandiri dan masih dapat digunakan.
RS : RUSAK SEDANG, sering bermasalah tapi masih bisa digunakan kembali apabila dilakukan perbaikan oleh teknisi.
RB : RUSAK BERAT, tidak bisa digunakan sama sekali.

 

Personil Korps Musik

Dalam setiap upacara, ketugasan personel dirinci sebagai berikut :

  1. Baris pertama terdiri 4 orang pemain tenor drum.
  2. Baris kedua terdiri 4 orang pemain tenor drum.
  3. Baris ketiga terdiri 4 orang pemain senare drum.
  4. Baris keempat terdiri 2 orang pemain bellyra, 2 orang pemain bass drum, 2 orang pemain cymbal.
  5. Baris kelima terdiri 4 orang peniup terompet.
  6. Baris keenam terdiri 4 orang peniup terompet.
  7. Baris ketujuh terdiri 4 orang cadangan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*