• 26 November 2020 3:04 am

SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

Jl. Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman 55511 Telp. 0274-868506 Faks.0274-868506

Satpol PP Sleman kembali bongkar papan reklame liar yang Bandel

Satpolpp.slemankab.go.id – Hari ini Senin (7/5/2018) Satpol PP Sleman kembali membongkar satu titik papan reklame berkonstruksi besi di jl. Affandi Caturtunggal, Depok (depan sop ayam pak min / jembatan merah). Baliho tersebut terpasang di median jalan, yang sesuai aturan tidak diperkenankan. Kontruksi baliho yang terbuat dari besi diturunkan oleh petugas dengan cara dipotong menggunakan alat las listrik. 1 unit papan reklame/baliho berkontruksi besi dengan ukuran; lebar 6 meter, panjang 10 meter, ketinggian kurang lebih 15 meter berhasil diturunkan petugas.

Sebagaimana pembongkaran papan reklame pada Jumat malam (13/4/2018) ( baca juga https://satpolpp.slemankab.go.id/?p=2601 ), Kegiatan pembongkaran ini melibatkan satu regu ops sebagai pengamanan dan pengatur arus lalu lintas dan 5 tenaga ahli dari DPUP Sleman sebagai operator alat las. Kegiatan pembongkaran di mulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 03.45 WIB.

Kasatpol PP Sleman, Heri Sutopo mengatakan “Pemasangan papan reklame sudah diatur, tinggi lima meter, tidak boleh menjorok horizontal, tidak boleh di median jalan. Hal ini sudah jelas di Perda 14 Tahun 2003 tentang Ijin Reklame dan Perbup No. 53 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame”.

Sebelum melakukan pembongkaran ini, lanjut Heri, Satpol PP sudah memberikan peringatan.
Satpol PP telah tiga kali memberikan peringatan kepada para pengusaha reklame yang melanggar tersebut untuk menertibkan papan reklamenya, namun tidak direspon.

Senada dengan Kasatpol PP, Dedi Widianto (Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan) Satpol PP Sleman juga menjelaskan Pihak pemilik papan reklame sudah diberi peringatan sejak beberapa tahun lalu agar membongkar sendiri reklame berkostruksi tersebut, namun hingga batas waktu yang diberikan masih belum dibongkar. Sehingga akhirnya Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman mengambil langkah tegas berupa pembongkaran. Masih ada beberapa reklame berkonstruksi lain di Jalan Affandi Depok yang menjadi target penertiban. Bila tidak segera dibongkar sendiri oleh para pemiliknya, akan dilakukan langkah serupa. (SQ)