• 26 November 2020 2:07 am

SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

Jl. Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman 55511 Telp. 0274-868506 Faks.0274-868506

TIPS CEGAH KEBAKARAN & Cara mengatasi Kebakaran

Avatar

Bydamkar

Jun 11, 2020

Kasus kebakaran semakin meningkat saat musim kemarau. Pada tahun ini, sampai dengan minggu pertama bulan Juni tercatat 34 kejadian kebakaran di Sleman dan cenderung meningkat saat musim kemarau. Demi mencegah terjadinya kebakaran, berikut kami bagikan tips agar terhindar dari kebakaran pada saat musim kemarau:

1. Usahakan tidak membakar sampah.

Karena di musim kemarau, alang-alang menjadi sangat kering sehingga mudah terbakar. Dan membakar sampah bisa memicu terbakarnya alang-alang, yang bisa membuat api cepat membesar dan menyebar. Saat membersihkan lahan sebisa mungkin untuk tidak melakukan pembakaran.

2. Bijaklah menggunakan listrik.

Selama ini banyak warga yang menyepelekan masalah listrik. Misal, ketika bepergian lama, saat mudik atau liburan, warga lupa mencabut listrik dari stop kontaknya. Seperti kulkas ataupun barang elektronik lainnya. Selain itu, pastikan lampu mati ketika akan bepergian.

3. Lapor ke aparat setempat.

Bagi warga yang ingin pergi meninggalkan rumahnya dalam waktu yang lama, lepaskan semua peralatan yang menggunakan listrik, cabut regulator gas dan melaporlah kepada aparat setempat. Dengan cara itu, aparat akan mengawasi rumah tersebut lebih ketat. Sehingga, bila terjadi hal-hal tidak diinginkan, seperti kebakaran, lebih mudah diketahui. Hal tersebut akan memudahkan pemadaman api.

  1. Beritahu orang lain

Segera beritahu orang lain di rumah jika tanda – tanda kebakaran terlihat di rumah Anda, misalnya ada percikan api yang membersar. Jangan tunggu hingga alarm pada detektor asap berbunyi. Saat api mulai membesar, usahakan untuk bergerak keluar dan bukan mencoba untuk lari ke kamar atau ruangan lain dalam rumah yang dipenuhi asap atau api.

Apa yang harus kita lakukan jika terjadi Kebakaran, ya!

Kebakaran bisa terjadi di mana saja, teman-teman.Meskipun ada pihak pemadam kebakaran yang akan memadamkan api, salah satu hal penting yang harus kita ketahui adalah cara meyelamatkan diri saat terjadi Kebakaran. Kalau kita tahu apa yang harus dilakukan saat kebarakan terjadi, ini bisa membantu kita lebih tenang dan tidak panik.

  • Menelepon pemadam kebakaran

Jika Anda berhasil melarikan diri keluar rumah, mintalah tolong pada tetangga Anda untuk menelepon pusat pemadam kebakaran. Nomor pemadam kebakaran biasanya berbeda di beberapa wilayah di Indonesia. Pastikan Anda melakukan panggilan darurat ke pemadam kebakaran ini saat Anda sudah berada di luar rumah, dan bukan di dalam rumah. Untuk itu, penting untuk mengetahui nomer telepon penting yang bisa dihubungi saat keadaan darurat melanda di rumah, seperti kebakaran ini.

  • Biarkan hewan peliharaan dan barang-barang berharga tertinggal dan fokuslah untuk menyelamatkan diri Anda

Jangan pernah menunda melarikan diri dari rumah yang terbakar demi mencari dan mengambil barang-barang berharga atau hewan peliharaan yang Anda tidak tahu pasti di mana lokasinya. Hal ini justru akan membahayakan keselamatan jiwa Anda. Sebaiknya, segera keluar dari rumah tersebut, dan beritahukan pada petugas pemadam kebakaran bahwa ada  hewan peliharaan yang tertinggal dan perlu diselamatkan.

  • Berhenti dan berguling saat pakaian terkena api

Jika pakaian Anda terbakar, jangan berusaha berlari. Bila mungkin, lepas pakaian Anda. Jika tidak mungkin untuk melepaskannya, segera padamkan apai dengan berguling – guling di lantai untuk memadamkan api.

  • Berjalan merangkak atau merunduk, tidak berdiri

Asap dan panas bisa naik dengan cepat dan memasuki seluruh area dalam kamar. Oleh karena itu, tetap berjalan dengan rendah dan sedikit merunduk atau bahkan merangkan di tanah. Hal ini adalah cara paling aman untuk menjauhkan diri kebakaran di rumah, terutama dari suhu tinggi api serta asap. Tetaplah berjalan merunduk atau merangkak sampai Anda sukses melarikan diri dari rumah yang terbakar.

  • Menutup wajah Anda

Menutup wajah  dengan baju yang Anda kenakan atau dengan handuk basah selama terjadi kebakaran rumah perlu dilakukan guna menghalau asap yang pekat agar tak terhirup hidung. Dengan menutup rongga hidung dengan kain tersebut, hal ini membantu mencegah asap memasuki paru-paru Anda. Sembari menutup wajah atau hidup dengan kain, perlahan berjalanlah keluar.

  • Menutup pintu

Setelah Anda berhasil menerobos keluar dari ruangan, tutup pintu di belakang Anda. Menutup pintu dapat mencegah api menyebar ke ruangan lain.

  • Tetap berada di luar

Setelah Anda berhasil keluar dari rumah, tetaplah menunggu di luar hingga api benar – benar padam. Bahkan jika Anda meninggalkan hewan peliharaan atau barang-barang di rumah, jangan pernah mencoba kembali masuk ke rumah. Beritahu petugas kebakaran jika masih ada hewan peliharaan yang masih di rumah. Cukup beritahu mereka di mana posisi  hewan peliharaan Anda.

  • Berlindung di tempat pengungsian

Paska kebakaran, petugas setempat biasanya akan mempersiapkan tempat pengungsian yang bisa digunakan untuk tempat tinggal sementara korban kebakaran. Tetap di sana hingga semua anggota kelarga telah tiba dan dinyatakan kondisinya dalam keadaan baik.