Dengan alat pemecah batu, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sleman membongkar keramik di rumah warga Perumahan Griya Perwita Sleman. Hal ini terpaksa dilakukan untuk mengevakuasi kucing yang terjebak didalam pipa saluran resapan air. Kucing yang masih bayi tersebut berhasil dievakuasi setelah pipa yang di tanam dibawah lantai di bongkar dan di potong.
Seperti yang tercantum dalam tupoksi Pemadam Kebakaran, evakuasi kucing, ular atau bahkan menangkap ular beracun yang berbahaya, jelas bukan tugas utama pasukan Pemadam Kebakaran.
Selain mencegah dan memadamkan kebakaran, tugas pokok damkar adalah menyelamatkan korban baik kebakaran maupun non kebakaran.
Tapi dalam kenyataannya, mereka memang juga dilatih melakukan tugas penyelamatan yang tidak menyangkut adanya kebakaran.
Salah satunya, mengevakuasi seekor anak kucing yang tercebur ke sumur sedalam 15 meter di Kapanewon Tempel beberapa waktu lalu. Bahkan mereka harus berjibaku selama satu jam lebih untuk menyelamatkan anak kucing malang itu.
Mencegah bahaya yang bisa mengancam nyawa juga dilakukan. Lengkap dengan baju anti api dan masker , petugas harus naik ke tempat tinggi untuk memindahkan sarang tawon vespa. Karena jika tersengat tawon jenis ini, bisa mengakibatkan kematian.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman bahkan berupaya menenangkan seorang remaja wanita yang sedang kesakitan karena sebuah cincin tersangkut di jarinya hingga tangannya membengkak. Petugas pun berhasil memotong cincin tanpa sedikitpun melukai jari remaja tersebut.
Tentu bukan cuma itu saja sederet aksi pemadam kebakaran dalam melayani masyarakat. Tak salah memang, jika mereka juga bisa dijuluki sang pahlawan tanpa tanda jasa. Karena semua layanan yang diberikan tanpa dipungut biaya sama sekali.

