
SLEMAN– Kabupaten Sleman telah merayakan puncak Hari Jadi yang ke-106 di Lapangan Pemda Sleman pada 15 Mei 2022. Di tahun ini, perayaan HUT Kabupaten Sleman tampak berbeda, upacara dapat kembali dilaksanakan setelah dua tahun peringatan yang terbatas dikarenakan pandemi Covid-19.

Upacara diawali masuknya bregada perangkat daerah yang dipandu oleh lima Srikandi Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman. Kemudian prosesi serah terima pusaka tombak Kyai Turunsih di Pendopo Parasamya Sleman Pusaka Tombak Kyai Turunsih disertai lambang daerah, Dwaja Mega Ngapak. Pusaka Tombak Kyai Turunsih merupakan pemberian Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 15 Mei 1999 lalu.

Upacara diikuti oleh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sleman. Turut hadir jajaran Forkompinda Sleman serta para mantan bupati dan wakil bupati. Dalam upacara hari jadi ke-106 Kabupaten Sleman, inspektur Upacara Kustini Sri Purnomo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bersemangat membangun Kabupaten Sleman yang lebih baik. Senada dengan tema yang diusung dalam perayaan Hari Jadi tahun ini yakni Sesarengan Mbangun Sleman, Sleman Gumregah, yang memiliki makna saling bahu-membahu, bersinergi, bekerjasama mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama yang memiliki optimisme untuk tumbuh lebih baik dan lebih sejahtera serta segera bangkit dan pulih dari pandemi Covid 19.
Upacara hari jadi 106 tahun Sleman diakhiri dengan pelepasan burung perkutut dan trotokan sebanyak 106 ekor yang melambangkan usia Kabupaten Sleman tahun ini.
