DAMKAR SLEMAN Berikan Sosialisasi Penanganan Ular (SOLAR) Kepada Masyarakat

SLEMAN – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengetahui cara menangani ular dengan benar saat ular masuk ke lingkungan pemukiman atau area yang sering dijangkau manusia, maka Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Komunitas Pecinta Ular memberikan sosialisasi mengenai penanganan ular yang dilaksanakan di Dusun Karanglo, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Minggu (18/08/2024).

Latihan penanganan ular ini dihadiri masyarakat Dusun Karanglo dan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Sleman. Pada kesempatan ini disampaikan materi mengenai identifikasi ular, tindakan yang harus dilakukan saat bertemu ular, upaya antisipasi jika ular masuk ke dalam rumah, serta tindakan pertama terhadap gigitan ular dan diakhiri dengan interaksi dengan ular.

Didik Suliyadi selaku Petugas Operasional Damkar Sleman mengatakan,“melalui pendidikan dan informasi yang tepat maka masyarakat dapat belajar untuk membedakan antara ular yang berbisa dan yang tidak berbisa sehingga sangat membantu dalam mengurangi kepanikan warga saat bertemu ular. Kegiatan ini sekaligus mengkampanyekan perlindungan terhadap spesies ular yang penting bagi ekosistem.”

“Setelah mengikuti sosialisasi secara lengkap, masyarakat dapat memahami jenis-jenis ular yang berbahaya dan cara aman untuk mengusir maupun menangkap ular tanpa harus membahayakan keselamatan diri sendiri,” ujar Didik.

Usai menerima teori, peserta kegiatan diberi kesempatan melakukan praktik atau simulasi jika bertemu ular guna memastikan warga benar-benar siap dalam situasi nyata melakukan penanganan terhadap ular secara aman, termasuk mengurangi risiko cedera akibat gigitan ular dan memberikan perlindungan yang tepat terhadap ular itu sendiri.

Dengan harapan, setelah sosialisasi ini dapat terbangun hubungan yang lebih baik antara warga dengan pihak berwenang, untuk mengantisipasi apabila terjadi situasi darurat. Warga harus mengetahui bagaimana penanganan terhadap ular, menghubungi siapa dan prosedur apa yang harus diikuti untuk melakukan tindakan yang cepat dan efektif.

“Semoga sosialisasi ini menjadikan warga dapat lebih tenang dan bijaksana dalam menangani ular sehingga mengurangi risiko gigitan ular yang bisa membahayakan keselamatan manusia. Tolong hasil sosialisasi dapat disebarkan dari satu warga ke warga lainnya, sehingga seluruh masyarakat bisa lebih siap dan waspada,” pungkas Didik.