Cuaca Panas di Sleman, Kasus Kebakaran Meningkat

SLEMAN – Suhu udara di Kabupaten Sleman terbilang panas sejak beberapa waktu belakangan ini. Akibatnya, intensitas kasus kebakaran juga ikut meningkat.

Hal itu dibenarkan Komandan Regu Satu, Bayu Ibrahim saat dikonfirmasi, Jumat (16/8/2024). Menurut data kejadian kebakaran dalam kurun waktu mulai dari tanggal 1/8/2024 sampai dengan 16/8/2024 telah terjadi 23 kasus kebakaran, dimana objek terbanyak yaitu kebakaran lahan/rumpun bambu.

“iya, suhu udara yang panas cukup berpengaruh terhadap intensitas kebakaran, dimana suhu yang panas ini membuat bahan/media seperti kayu, rumput, pohon dan lainnya menjadi sangat kering sehingga mudah terbakar,” jelas Bayu Ibrahim.

Oleh karena itu dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada. Tidak membakar sampah, kebun dan lainnya. Serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Selain itu, Bayu Ibrahim juga mengingatkan kepada masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Sleman untuk memeriksa kondisi rumah ketika akan bepergian. Memastikan kompor dan listrik sudah dimatikan.

“jangan lupa memeriksa instalasi listrik secara berkala.” Imbaunya.

Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman memiliki personil yang selalu standby apabila terjadi kebakaran. Pelayanan Kegawatdaruratan tidak dipungut biaya (Gratis).

“setiap hari pasti ada personil yang siaga 24 jam di kantor, sehingga ketika terjadi kebakaran personil langsung turun,” pungkas Bayu Ibrahim.