Lagi, 6 Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Operasi Satpol PP Sleman

Empat diantara enam pelajar
yang membolos

Hari ini, Kamis (22/8/2019), pukul 09 WIB s.d. 12.30 WIB, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman kembali menggelar operasi pelajar dengan sasaran para pelajar yang membolos sekolah pada saat jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih berlangsung.

Dua diantara enam pelajar
yang membolos

Kalau sehari sebelumnya menyasar wilayah Kecamatan Seyegan, untuk hari ini menyasar wilayah Kecamatan Mlati. Dalam Operasi juga melibatkan personil Tramtib Kecamatan Mlati dan Polsek Mlati, dilakukan dengan mendatangi tempat-tempat yang biasa digunakan mangkal para pelajar yang suka membolos.

Petugas saat mendatangi
tempat pelajar Membolos

Tujuan operasi selain untuk meminimalisir jumlah pelajar membolos pada jam KBM, juga untuk mengantisipasi terjadinya tawuran antarpelajar. Dari beberapa titik sasaran yang didatangi, ada 6 (enam)  pelajar yang berhasil terjaring, didapati di dua tempat berbeda. Empat di sebuah warteg milik Ibu YS dan dua lainnya di sebuah warmindo yang semuanya berlokasi di wilayah Desa Tlogoadi.

Empat pelajar meminta diberi sanksi
melakukan push up

Dari enam pelajar tersebut ada empat diantaranya yang diberi pembinaan di tempat, dan minta diberi sanksi melakukan push up. Dua lainnya diserahkan ke pihak sekolah untuk diberi pembinaan lebih lanjut. Seluruhnya diminta membuat surat pernyataan yang intinya tidak akan mengulangi perbuatannya. Tidak akan membolos lagi.

Petugas menyerahkan pelajar
yang membolos ke pihak sekolah

Diharapkan dengan adanya operasi ini akan mampu meminimalisir jumlah pelajar membolos, dan yang tidak kalah pentingnya bisa meminimalisir juga aksi-aksi negatif yang kadang terjadi dan  merugikan masyarakat yang dilakukan oleh ulah beberapa pelajar dengan membawa nama kelompok atau geng tertentu.(AN)