Satpol PP Sleman Jaring 14 Pelajar Bolos Sekolah

Hari ini, Rabu (21/8/2019), pukul 09 WIB s.d. 12.00 WIB, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman dengan  didukung personil Tramtib Kecamatan Seyegan, Polsek Seyegan dan Koramil Seyegan menggelar operasi pelajar. Sasarannya adalah pelajar yang membolos sekolah pada saat jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih berlangsung.

Operasi dilakukan dengan mendatangi tempat-tempat yang biasa digunakan mangkal para pelajar yang suka membolos. Seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Sleman menjadi target operasi ini. Untuk hari ini menyasar wilayah Kecamatan Seyegan.

Warung tempat nongkrong
pelajar membolos

Tujuan operasi selain untuk meminimalisir jumlah pelajar membolos pada jam KBM, juga untuk mengantisipasi terjadinya tawuran antarpelajar. Dari beberapa titik sasaran, ada 14 (empat belas) pelajar yang berhasil terjaring. Mereka kedapatan sedang nongkrong di sebuah warung dekat salah satu SMK Negeri yang berlokasi di Padukuhan  Jamblangan, Desa Margomulyo, Kecamatan Seyegan. Mereka ternyata memang pelajar sekolah SMK di Padukuhan Jamblangan ini.

Para pelajar yang membolos
membuat Surat Pernyataan

Oleh petugas, para pelajar tersebut selanjutnya diserahkan ke pihak sekolah yakni SMK Negeri tersebut untuk diberikan pembinaan lebih lanjut, mengingat selama jam KBM masih berlangsung mereka masih menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Selain diberi pembinaan, mereka juga diminta membuat surat pernyataan yang intinya tidak akan mengulangi perbuatannya. Tidak akan membolos lagi.

Dengan operasi ini diharapkan akan mampu meminimalisir jumlah pelajar membolos, dan yang lebih penting lagi bisa meminimalisir juga aksi-aksi negatif yang sering terjadi oleh beberapa pelajar, yang sebagian diantaranya  tergabung dalam kelompok-kelompok atau geng-geng tertentu.(AN)