Saat Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) biasanya tingkat kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan, terutama sembako. Harga-harga pun cenderung naik. Menyikapi hal tersebut pada hari ini, Rabu (14/12/2022) Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan pemantauan serta pengecekan bahan-bahan kebutuhan pokok serta harganya. Tujuannya untuk menjamin ketersediaan bahan-bahan kebutuhan pokok dalam keadaan aman baik dalam jumlah maupun kualitas serta sebagai upaya agar harga-harga sembako tetap relatif stabil, kalaupun ada kenaikan harga masih dalam tingkatan yang wajar.
Rombongan tim dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Heru Saptono, S.TP, MM. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sleman dan instansi yang turut dalam kegiatan ini antara lain Satpol PP, Kapanewon Depok, Kapanewon Prambanan, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Disperindag, Diskominfo, Dishub, Badan Kesbangpol, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Kodim 0732/Sleman serta Polresta Sleman.
Dua lokasi yang disasar meliputi Pasar Prambanan di Jalan Raya Piyungan, Klurak Baru, Bokoharjo, Prambanan dan Lotte Grosir di Jl. Ring Road Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Hasil pemantauan bahwa ketersediaan bahan-bahan kebutuhan pokok atau sembako jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 dalam keadaan aman, baik dari segi jumlah maupun kualitas. Bahkan di Lotte Grosir, ketersediaannya bisa hingga untuk lebaran 2023. Harga bahan-bahan kebutuhan pokok memang ada kenaikan (misalnya beras, daging dan ayam) namun masih dalam tingkat yang wajar, bahkan ada yang mengalami penurunan misalnya telur.
Untuk itu, Heru mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan bahan-bahan pokok jelang Nataru sehingga jangan sampai terjadi panic buying. “Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi sampai terjadi panic buying. Belilah atau konsumsilah bahan-bahan sesuai kebutuhan, tidak perlu berlebihan apalagi menimbun,” imbau Heru. (A/N)
