Hari ini, Senin (27/06/2022), terkait adanya kasus dugaan penistaan agama oleh manajemen Holywings Jakarta, gabungan beberapa organisasi kemasyarakatan Islam wilayah DIY-Jateng melakukan aksi unjuk rasa di tempat usaha “Holywings” yang berlokasi di Jalan Magelang Km. 5,8, Sinduadi, Mlati, Sleman. Peserta aksi sekira 200 orang.
Titik kumpul di seputaran Lapangan Denggung. Sekira jam 12.30 WIB sedikit demi sedikit massa mulai berkumpul di Lapangan Denggung. Gabungan personil dari Polres Sleman dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman berjaga-jaga di lokasi sebagai upaya mengantisipasi terjadinya kerawanan. Jam 13.00 WIB, dengan menggunakan puluhan kendaraan bermotor, rombongan massa aksi meninggalkan komplek Lapangan Denggung menuju “Holywings” di Jalan Magelang. Petugas gabungan mengawal dan mengikuti rombongan tersebut.

Di halaman depan “Holywings”, beberapa tuntutan dan orasi mulai disampaikan oleh para peserta Aksi. Di akhir Aksi, dilanjutkan pembacaan pernyataan sikap dan penyerahan Surat Pernyataan Sikap yang juga berisi tuntutan agar “Holywings” ditutup secara permanen. Surat diterima oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Sleman Personil gabungan mengawal dan berjaga-jaga dari awal hingga akhir Aksi. Aksi berjalan tertib. Situasi tetap kondusif. 
Aksi Unjuk Rasa di Depan “Holywings” Jalan Magelang
Usai unjuk rasa, ratusan peserta aksi mulai meninggalkan lokasi dengan tertib. Kepala Seksi Operasional Ketentraman dan Ketertiban, Satpol PP Sleman, Sudarmanto menyatakan bahwa tujuan utama pengamanan dan pengawalan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi kerawanan, antara lain yaitu pengamanan aset negara dan situasi. “Sesuai harapan kami, Aksi ini berjalan dengan tertib dan lancar. Situasi tetap kondusif. Para personil pengamanan juga melaksanakan tugas dengan simpatik dan persuasif”, demikian pernyataan Sudarmanto. (NF)

