SLEMAN, Satpol PP Sleman bersama Polresta Sleman, Kodim Sleman, Polsek Sleman, Koramil Sleman, Linmas inti kab. Sleman lakukan pengamanan di sekitar Kantor Bupati Sleman, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh puluhan warga para korban kasus Apartemen Malioboto City Yogyakarta dengan mendatangi Kantor Bupati Sleman di Jalan Parasamya menggunakan Grobak Sapi, Senin (3/6/2024).
Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung dari pukul 08.00 WIB, Mereka menggelar Aksi untuk mendesak Bupati Sleman Sri Kustini agar bisa menyelesaikan kasus yang menimpa para korban Malioboro City.
Sebanyak 14 personel Satpol PP dan Linmas Inti Kab.Sleman dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa ini. Apel persiapan dilakukan sebelum pelaksanaan pengamanan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan kelancaran pelaksanaan tugas.
Kepala Seksi Ops Trantib, Didi Setio mengatakan”para aksi diduga mulai berkumpul di Timur Lapangan denggung (Depan SCH) dan selanjutnya bergerak menuju ke halaman Kantor Bupati dengan 1 mobil pick up dan 10 gerobak sapi berjumlah ±50 orang”.

Dalam orasinya Mereka mendesak Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo segera mengambil tindakan untuk mendorong MNC untuk mempercepat proses perijinan terkait pembentukan P3SRS Apartemen Malioboro City, dengan harapan Sertipikat Hak Milik atas Rumah Susun (SHMSRS) dapat segera diterbitkan.
Ketua Paguyuban Pemilik Apartemen Malioboro City Yogyakarta (PPAMC), Edi Hardiyanto pihaknya meminta keseriusan Pemkab Sleman, terutama dalam menjembatani dengan pihak MNC, sudah 10 tahun tak kunjung selesai.
Rencana mereka ingin langsung bertemu dangan Bupati Sleman, namun setelah negosiasi akhirnya meraka ditemui Sekertaris Daerah Sleman Susmiarto di Gedung Kantor Setda Sleman bersama sejumlah pejabat .
Sekda Sleman Susmiarto menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen dan mendorong menyelesaikan persoalan yang dikeluhkan oleh konsumen Apartemen Malioboro City.
Aksi unjuk rasa berjalan tertib dan lancar, Masa Aksi mulai membubarkan diri dan Aksi Damai Selesai dan kondisi lokasi kembali kondusif.
