Kemunculan anak ular kobra sering membuat resah warga Kabupaten Sleman. Petugas damkar hampir setiap hari melakukan evakuasi ular atas dasar laporan dari masyarakat. Berbagai jenis ular yang diamankan Petugas Damkar Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman. Dari berbagai jenis ular yang diamankan diantaranya adalah ular jenis Sanca, Koros, ular Kobra dewasa maupun bayi-bayi Kobra. Anakan kobra ini yang membutuhkan perhatian khusus sebab meski anakan, hewan reptil ini juga bisa mematikan dan rata-rata anakan ular kobra berjumlah banyak.
Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia, Aji Rachmat, menjelaskan bisa ular kobra Jawa mengandung racun neurotoksi dan hymotoksin. Bisa beracun ini juga terdapat pada anakan kobra. Sehingga, jangan anggap sepele jika anda diserang anak ular kobra.
“Anaknya juga bahaya karena sejak lahir mereka juga memiliki bisa mematikan itu. Meski karena masih anakan jumlah memang lebih sedikit,” ungkap Aji.
Serangan ular kobra tidak sebatas pada gigitannya saja. Sebab, ular ini juga bisa menyemburkan bisanya dalam keadaan terancam dan jika mengenai anggota tubuh sama bahayanya jika tidak ditangani dengan baik.
Petugas Damkar Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman dalam minggu ini sudah berhasil mengamankan lebih dari 5 ekor ular Kobra yang masuk kerumah warga. Salah satunya adalah anakan ular kobra yang berada di teras kantor Omah PSS, Tegal Weru, Sariharjo, Ngaglik, Sleman pada Senin, 12 Desember 2022 . Petugas Damkar menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada akan keberadaan ular di sekitar pemukiman.

