Kebakaran Hebat Hanguskan Gedung SD Delegan 1 Prambanan, Damkar Sleman Terkendala Jarak Tempuh Menuju Lokasi

Kebakaran terjadi di SDN Delegan 1, Prambanan, Kabupaten Sleman, Selasa (9/8) malam. Setidaknya ada 4 ruangan di SD negeri Delegan 1 Prambanan Sleman rusak parah dalam peristiwa kebakaran yang melanda sekolah tersebut, Selasa (9/8/2022) malam. Sampai saat ini kerugian masih belum bisa ditaksir karena pihak Sekolah masih melakukan perhitungan.

Peristiwa kebakaran ini sempat membuat macet jalan Prambanan-Piyungan.6 Unit mobil pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api selama 3 jam lebih.

Berdasarkan informasi di lapangan menyebutkan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekira pukul 19.15 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Joko Susilo , warga Dinginan yang melintas di belakang SD tersebut.

Saat itu, Joko hendak pulang ke rumah yang letaknya di belakang sekolah. Saat melintas di jalan sebelah utara sekolah, sekira pukul 19.15 WIB, dia mendengar suara ledakan cukup keras.

Karena curiga Joko berusaha mengecek lokasi ledakan ternyata sumber ledakan dari dalam SD Delegan 1. Seketika dia melihat sudah ada api dan asap di atas genting sekolahan.

Lalu dia meminta tolong dan bersama warga berusaha memadamkan dengan selang air seadanya dan memanggil warga setempat sementara itu warga lainnya berusaha menghubungi Damkar terdekat karena api semakin membesar dan meluas. Beberapa saat kemudian 1 unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bantul datang disusul 1 unit mobil pemadam kebakaran Kota Yogyakarta dan 2 unit mobil pemadam kebakaran Sleman.

Saat dikonfirmasi laporan masuk ke Posko Damkar Sleman kurang lebih pukul 19.47 WIB dan langsung diluncurkan 2 unit mobil damkar dan petugas ke lokasi. Jarak tempuh yang cukup jauh dari Pos Damkar Sleman menuju lokasi merupakan hambatan besar bagi tim Damkar Sleman untuk melakukan penanguulangan kebakaran, sehingga harus meminta bantua dari pihak damkar di kabupaten lainnya.

Saat petugas Damkar Sleman tiba dilokasi, Damkar Bantul dan Damkar Kota Yogyakarta sudah melakukan penanganan sehingga satu unit mobil Damkar Sleman menyuplai pasokan air dan satu lagi melakukan penanganan dari sisi belakang gedung sekolah.

Selain terkendala jarak tempuh, damkar juga terkendala akses pasokan air karena sumber air di sungai-sungai tidak ada aliran air. Petugas di bantu warga setempat menyedot air di sumur-sumur yang dipergunakan sebagai pengairan sawah. diketahui terdapat satu unit mobil tangki milik warga setempat yang turut serta melakukan suplai air untuk mobil pemadam kebakaran. Di lokasi pengambilan air ada warga yang standby dengan pompa portabel milik warga setempat untuk mengisi tangki mobil damkar.

Sampai dengan proses pemadaman selesai belum diketahui berapa taksiran kerugian maupun penyebab terjadinya kebakaran karena masih dilakukan penyelidikan oleh petugas kepolisian.