Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran merupakan salah satu agenda wajib yang harus diadakan oleh sebuah perusahaan/bangunan gedung. hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa sistem yang dipasang dapat berfungsi secara baik dan normal. sehingga saat terjadi kebakaran dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk proses pemadaman. Lalu apa saja Poin Penting Saat Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran?
- Bertanggung jawablah terhadap sistem kebakaran anda
kadangkala sistem proteksi kebakaran ini dikesampingkan karena tidak ada orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja alat. NFPA 72, The National Fire Alarm and Signaling Code, menyatakan dengan jelas bahwa properti atau bangunan adalah tanggung jawab pemilik bangunan untuk inspeksi, testing dan pemeliharaan sistem ini. Bertanggung jawab artinya bersikap pro-aktif untuk mengelola sistem proteksi serta mengetahui lebih jauh mengenai tingkat kehandalan sistem
- Memahami cara kerja sistem kebakaran Anda
Apakah Anda tahu perbedaan antara sinyal Masalah dan sinyal Aktif dalam sistem alarm kebakaran Anda? Apa respon yang akan anda lakukan untuk sinyal-sinyal yang berbeda tersebut? Tombol apa yang harus Anda tekan? Pertanyaan seperti ini adalah jenis pertanyaan yang sulit dijawab bahkan oleh manajer perusahaan. hal yang paling penting adalah anda tahu bagaimana sistem alat pemadam kebakaran anda beroperasi
sehingga Anda siap untuk berinteraksi dengan peralatan dalam kasus darurat. Kami mendorong Anda untuk melakukan upaya untuk memahami bagaimana sistem proteksi kebakaran Anda dirancang untuk beroperasi.
- Mengetahui syarat melakukan inspeksi
pengujian dan pemeliharaan standar NFPA ataupun SNI memberikan persyaratan minimum untuk melakukan Inspeksi, Pengujian dan Pemeliharaan pada Sistem proteksi kebakaran. tidak boleh mengabaikan pentingnya inspeksi visual periodik ketika memverifikasi semua sistem komponen dalam kondisi operasi yang baik, bebas dari kerusakan fisik yang dapat mempengaruhi kinerja sistem. Pengujian harus dilakukan secara periodik untuk memverifikasi fungsi dari sistem kebakaran termasuk simulasi peristiwa dan kondisi yang diharapkan selama situasi darurat. Kita juga harus mengingat tugas-tugas pemeliharaan yang diperlukan untuk menjaga sistem dalam kondisi operasi yang baik. Ini termasuk kegiatan pemeliharaan berkala, guna mencegah dan membuat perbaikan yang diperlukan. Luangkan waktu untuk mempelajari apa yang diperlukan sehingga Anda dapat yakin pada program inspeksi tersebut tepat pada bangunan anda - latih karyawan Anda
Ketika melakukan pelatihan, Pemilik harus memahami berbagai pertanyaan berikut: Siapa yang harus dilatih? Kapan (atau seberapa sering) mereka harus dilatih? Bagaimana saya bisa melatih orang-orang ini? Orang-orang tertentu harus menerima berbagai tingkat pelatihan tergantung pada peran mereka. Beberapa harus memahami bagaimana untuk mengoperasikan sistem sehingga mereka dapat berinteraksi dengan sistem ketika kondisi darurat terjadi. Lainnya hanya harus siap untuk bereaksi dengan tepat ketika sebuah peristiwa terjadi.
- lakukan pencatatan
hal yang paling sering dilakukan adalah pemilik gedung lupa meletakkan catatan inspeksi dan pemeliharaan alat pemadam kebakaran. Setiap Sistem Alarm Kebakaran harus memiliki “Record of Completion”. Catatan penting lainnya termasuk gambar as-built, manual handbook , software spesifik, dan urutan tertulis dari operasi. Owner juga harus menyimpan catatan dari inspeksi masa lalu dan layanan dari sistem.
