• 24 October 2020 1:04 pm

SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

Jl. Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman 55511 Telp. 0274-868506 Faks.0274-868506

Operasi Tempat Hiburan Malam, 108 Botol Miras Disita Satpol PP Sleman

  • Home
  • Operasi Tempat Hiburan Malam, 108 Botol Miras Disita Satpol PP Sleman

Senin (5/6/2017) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman dengan melibatkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan personil Polres Sleman serta Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman melakukan operasi terhadap tempat-tempat usaha hiburan malam dalam rangka penegakan Peraturan Bupati Sleman No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan Umum, Rumah Makan, Restoran, dan Hotel pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Operasi ini melibatkan tak kurang dari 35 personil, dilaksanakan dari pukul 21.00 WIB s.d. 01.00 dini hari dengan mendatangi tempat-tempat hiburan malam khususnya tempat-tempat Karaoke, Kafe dan Diskotik yang berada di sepanjang  Jalan Magelang, Jalan Ringroad Utara, Jalan Palagan Tentara Pelajar, Jalan Kaliurang serta tempat-tempat hiburan lain yang berada di wilayah Kecamatan Depok.

Menurut Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman, Peraturan Bupati Sleman No. 26 Tahun 2013 antara lain mengatur tentang larangan menyediakan minuman beralkohol (miras) di bulan suci Ramadhan, Jam Buka dan Jam Tutup selama bulan Ramadhan, serta himbauan agar mengemas tampilan usahanya dalam nuansa islami. Ditambahkan bahwa operasi ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan lain terkait bulan suci Ramadhan 1438 H. Kegiatan lainnya berupa Sosialisasi dan Pembinaan kepada para pemilik/pengelola Salon, Spa, Panti Pijat, Kafe, Karaoke, Diskotik, Rumah Makan, Restoran dan Hotel serta usaha hiburan lain yang telah dilaksanakan pada Selasa (23/5/2017) di Pondok Makan ‘PELEM GOLEK’ di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Kegiatan lain berupa pemantauan baik secara terbuka maupun tertutup terhadap tempat-tempat usaha yang dilakukan baik pada siang maupun malam hari.

Sesuai Pasal 1 huruf c Peraturan Bupati Sleman No. 26 Tahun 2013, jam operasional usaha hiburan Kafe, Karaoke dan usaha lain yang sejenis dimulai pukul 21.00 WIB s.d. pukul 24.00 WIB. Berdasarkan pantauan di lapangan kemarin, usaha-usaha tersebut telah mematuhi aturan. Mereka belum membuka usahanya sebelum pukul 21.00 WIB, dan sudah menutup usahanya pada pukul 24.00 WIB. Begitu juga dengan kemasan tampilan usaha, mereka telah mengemas sebagian tampilannya dalam nuansa islami. Di samping dengan memasang tulisan “Selamat Menjalankan Ibadah Puasa”, para penerima tamu di front office juga mengenakan kerudung, serta memasang pernik-pernik terkait bulan suci Ramadhan.

Meski demikian, petugas menemukan satu pelanggaran di salah satu tempat usaha berupa Kafe yakni Kafe “SG” yang berada di dalam Hotel “IDL” di Jalan Palagan Tentara Pelajar karena kedapatan menyediakan minuman keras/minuman beralkohol. Padahal menurut Pasal 1 huruf d Peraturan Bupati Sleman No. 26 Tahun 2013, tempat-tempat tersebut dilarang menyediakan minuman keras/minuman beralkohol. Sebanyak 108 botol minuman beralkohol dengan berbagai merk disita petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman untuk diamankan.

Di akhir kesempatan jelang berakhirnya pelaksanaan operasi, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sleman mengatakan bahwa terlepas dari adanya satu pelanggaran di Kafe tersebut, secara umum dapat dikatakan bahwa para pemilik/pengelola usaha telah mematuhi aturan sesuai  Peraturan Bupati Sleman No. 26 Tahun 2013. “Kita harapkan situasi dan kondisi selama bulan suci Ramadhan ini tetap kondusif, sehingga umat muslim yang tengah melaksanakan ibadah Puasa benar-benar bisa menjalankannya secara khusyuk” pungkasnya menutup wawancara.   (AK)