• 26 November 2020 2:35 am

SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

Jl. Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman 55511 Telp. 0274-868506 Faks.0274-868506

Bahaya Kebakaran di Rumah dan Langkah Evakuasi Saat Terjadi Kebakaran

Avatar

Bydamkar

Apr 30, 2019

Halo Sahabat Damkar. Setelah pada artikel sebelumnya kita membahas hal yang harus kamu lakukan untuk mencegah kebakaran dirumah, pada artikel ini mari kita membahas mengenai langkah evakuasi saat terjadi kebakaran.

Sahabat, jika kebakaran sudah terjadi dan tidak bisa kita hindari di tempat dimana kita berada, baik di rumah, apartemen, tempat umum, atau kantor, ada baiknya kita mencermati beberapa hal. Setiap detik menjadi hal yang sangat berharga saat terjadi kebakaran. Memanfaatkan waktu yang ada untuk keluar sesegera dan secepat mungkin adalah kunci keselamatan kita.

Jika alarm api berbunyi atau jika Sahabat mengetahui rumah yang Sahabat tempati sedang terbakar, berikut beberapa hal perlu Sahabat cermati yaitu :

  • Jangan panik. Beritahu semua orang yang berada di dalam rumah untuk segera evakuasi keluar dari rumah menggunakan jalan keluar yang ada. Karena jika Sabahat sudah terkena panic attack, bisa dipastikan segalanya akan kacau dan Sahabat pun tidak akan bisa berfikir dengan jernih.
  • Jika memungkinkan, kita dapat pastikan dulu darimana sumber api itu berasal, serta matikan listrik atau peralatan listrik untuk menghindari bahaya lain yang dapat timbul dari kebakaran.
  • Jika ada asap atau api menghalangi pintu keluar utama, cari alternatif jalan keluar, gunakan pintu keluar yang lain. Pertimbangkan tangga darurat jika ada dan dirasa aman. Jika anda tinggal di gedung bertingkat seperti apartemen, jangan gunakan lift.
  • Hati-hati, pintu tempat kita masuk, belum tentu menjadi tempat yang aman untuk kita keluar saat kebakaran. Pastikan kita mengetahui posisi tangga darurat atau rute emergency saat berada di gedung, apartemen, atau ruang publik lain. Tangga darurat seharusnya didesain sedemikian rupa, sehingga mampu menahan api lebih lama daripada bagian lain di dalam gedung.
  • Asap adalah benda yang sangat beracun. Keluarlah dengan merangkak jika terpaksa harus keluar rumah dengan melalui kepulan asap. Karena sifat dan berat jenisnya, asap memiliki kecenderungan untuk berada diatas udara bersih yang tersisa. Sebagian besar orang meninggal pada kejadian kebakaran kareng pingsan setelah menghirup asap yang terlalu banyak.
  • Lupakan barang yang tertinggal, jangan berhenti atau menoleh kebelakang hanya untuk menyelamatkan barang-barang atau hewan peliharaan. Hargai nyawa Sahabat dan keluarga, diatas barang dan hewan peliharaan Sahabat.
  • Jika memungkinkan, tutuplah pintu ruangan diamana api berada dan atau bermula untuk memperlambat penyebaran api.
  • Lakukan pengecekan pada setiap ruangan. Sebelum membuka sembarang pintu, coba sentuh pintunya dengan punggung telapak tangan. Jangan dibuka jika terasa panas, kemungkinan besar ada api dibalik pintu.
  • Jika pakaian kita terbakar, berhenti kemudian berbaringlah dilantai dengan menutupi muka, bergulinglah berulang-ulang. Atau minta bantuan orang lain jika ada untuk menutup api dengan kain/mantel yang basah. Hanya gunakan air dingin sebagai pertolongan pertama dan segeralah meminta bantuan medis
  • Jangan pernah mencoba kembali ke dalam rumah. Tunggu di tempat yang aman dari api. Beritahu petugas pemadam kebakaran dengan detail jika masih ada orang atau hewan peliharaan yang masih tertinggal di dalam.
  • Lakukan perhitungan jumlah dan pemeriksaan kondisi anggota keluarga untuk memastikan Sahabat dan keluarga sudah berhasil melakukan evakuasi dari lokasi kebakaran menuju titik kumpul / muster point yang sudah disepakati bersama.
  • Saat tiba di titik kumpul, perhatikan arah angin, jangan sampai panas api mengarah ke tempat kita berkumpul. Jika hal itu terjadi, cari titik kumpul lain yang tidak terkena aliran panas api.
  • Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran, jangan pernah mengambil selang pemadam kebakaran. Biarkan petugas pemadam menjalankan tugasnya. Jangan membatu, kecuali jika diminta bantuan oleh petugas pemadam kebakaran.

Setelah api padam dan dipastikan aman, Sahabat dapat melakukan hal sebagai berikut :

  • Lakukan inventarisasi barang-barang yang rusak dan yang masih tersisa
  • Jika harus meninggalkan rumah, koordinasikan keamanan rumah dengan perangkat lingkungan dimana Sahabat tinggal seperti RT/RW atau pihak Kepolisian.
  • Hubungi pihak asuransi untuk bantuan-bantuan yang dirasa perlu jika Sahabat mempunyai asuransi rumah atau barang lainnya.
  • persiapkan juga sarana jalan keluar seperti ini